
Bahan bangunan merupakan material penting dalam pembentukan sebuah gedung atau bangunan. Bagi Andrew, material tersebut memiliki peran penting dalam kesuksesan bisnisnya. Mengamati bisnis sang Ayah sejak lama, hal ini memotivasi Andrew untuk mengembangkan bisnisnya, tidak hanya sebagai distributor tetapi juga berkembang menjadi bisnis retail.
Melihat peluang tersebut, Andrew dan Sang Kakak mengembangkan bisnis bahan bangunan dengan tujuan melayani konsumen secara langsung dan mengetahui kebutuhan mereka. Dengan niat dan modal inilah bisnis tersebut berkembang. Selain itu Andrew juga menanamkan nilai-nilai penting dalam dirinya sebagai pilar dalam kesuksesan D’BIG.
Berikut adalah beberapa pilar kesuksesan D’BIG yang bisa disimak:
Komitmen sebagai Kunci Penjualan
Bagi Andrew dan tim D’BIG, komitmen bukan sekadar janji, melainkan konsistensi dalam menerapkan teknik yang sudah dipelajari. Setiap anggota tim diharapkan memahami produk, memberikan pelayanan purna jual yang baik, serta terus belajar meski jumlah SKU (Stock Keeping Unit) mencapai puluhan ribu. Pendekatan ini memastikan penjual tetap unggul di tengah persaingan.
Komitmen juga menjadi motor dalam mengembangkan kemitraan. Target ekspansi hingga 2026 hanya bisa dicapai melalui aksi nyata dan persistensi. “Kalau tidak commit, kemitraan hanyalah impian,” tegas Andrew.

Disiplin Menjaga Arah Bisnis
Selain komitmen, disiplin menjadi pondasi penting agar perusahaan tidak keluar jalur. Setiap anggota tim diajak untuk kembali fokus pada tujuan, meski godaan untuk melenceng selalu ada. Disiplin inilah yang membuat strategi penjualan, manajemen stok, hingga pendekatan ke calon mitra tetap berjalan konsisten.
Andrew mencontohkan bagaimana disiplin menjaga kualitas layanan setiap harinya dan membantu membangun reputasi, baik di mata konsumen maupun pemasok. Hal ini menciptakan siklus kepercayaan yang memudahkan akses ke fasilitas bisnis, seperti misalnya term of payment yang lebih fleksibel.
Kejujuran sebagai Pondasi Reputasi
Kejujuran adalah pilar terakhir yang tidak kalah penting. Bagi Andrew, transparansi kepada konsumen dan pemasok adalah kunci keberlangsungan bisnis. Pengalaman menunjukkan bahwa kesalahan komunikasi kecil, seperti misalnya ketidaktepatan informasi garansi, bisa mencoreng reputasi. Karena itu, pelatihan tim selalu menekankan kejelasan informasi dan solusi yang membangun kepercayaan.
Kejujuran juga memberi efek positif dalam hubungan bisnis. Pemasok yang percaya akan integritas D’BIG lebih terbuka memberikan syarat pembayaran yang menguntungkan, sementara konsumen merasa aman bertransaksi. “Brand yang jujur akan secara otomatis menarik banyak orang,” tutur Andrew.
Fokus Pada Pengembangan SDM
Bagi Andrew, kesuksesan bisnis tidak hanya bergantung pada strategi penjualan dan pemasaran, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusianya. D’BIG juga mengadakan pelatihan untuk memastikan karyawannya menguasai produk dan memiliki keterampilan layanan terhadap pelanggan. Karyawan juga didorong untuk proaktif memberikan solusi, menciptakan pengalaman belanja yang positif, dan membangun loyalitas konsumen.
Selain itu, program mentoring antar staf juga memperkuat transfer pengetahuan dan membangun budaya kerja yang kolaboratif. Dengan SDM yang solid, D’BIG siap menghadapi persaingan dan terus berkembang.