Christoper Brian di RO3ST Coffee Membangun Ekosistem Kopi dengan Konsep Interaktif dan Fun

(06/01/2026), Founder RO3ST Coffee Christoper Brian membangun bisnis kafe dengan konsep ekosistem kopi yang interaktif dan fun. RO3ST Coffee menggunakan biji kopi premium yang unik dan berbeda.

  • Christoper Brian membuka RO3ST Coffee dari pengalaman personalnya yang jatuh cinta dengan rasa unik kopi Thailand dengan cita rasa bersih dan ringan.
  • RO3ST Coffee tidak hanya menyajikan kopi tetapi juga menciptakan konsep story telling mengenai makna dan proses pembuatan kopi.

Di tengah menjamurnya kafe dengan format yang hampir sama, RO3ST Coffee memberikan konsep dan pengalaman yang berbeda. Founder RO3ST Coffee, Christoper Brian mengembangkan ekosistem kopi yang menyatukan pengalaman menikmati kopi, edukasi dan story telling.

Bagi Christoper, RO3ST Coffee adalah bisnis yang berawal dari kecintaannya pada kopi. Titik balik dan rencana mengembangkan RO3ST Coffee bermula dari pengalamannya mencoba jenis kopi dari Thailand yang ringan dan bersih.

“Saya baru tahu kopi bisa kayak begini. Selama ini saya tahunya kopi pahit saja,” sebutnya.

Dari pengalaman personal tersebut, muncul ide untuk mengembangkan bisnis kafe yang berbeda dengan yang biasa ada di Indonesia. Simak beberapa insight bisnis Christoper berikut: 

Pemilihan Biji Kopi Premium yang Unik dan Berbeda

Berawal dari pengalaman personal dan berkesan dengan jenis kopi yang ringan seperti kopi dari Thailand, Christoper mengembangkan RO3ST Coffee dengan pemilihan biji kopi yang berbeda. Di RO3ST Coffee, ia menggunakan biji kopi premium dari luar negeri karena kualitas, konsistensi, dan pengalaman rasa. RO3ST Coffee memilih biji kopi dari negara-negara seperti Thailand, Ethiopia, Kolombia, dan Panama. Setiap jenis kopi tersebut menawarkan karakter rasa yang jelas dan stabil.

Christoper juga fokus pada jenis kopi premium, proses pascapanen dan seleksi biji kopi yang dilakukan dengan disiplin tinggi. Ia hanya menggunakan biji kopi yang benar-benar matang untuk diproses lebih lanjut.

“Kopi itu punya palet rasa, bisa sampai ratusan,” ujar Christoper.

Selain pemilihan kopi premium yang unik dan berbeda, Christoper juga fokus pada bagaimana biji kopi tersebut diproses. Ia banyak bereksperimen dengan cold drip, nitro drip, hingga drip tower, tidak hanya sekadar untuk menciptakan tren baru melainkan untuk menjaga karakter asli kopi.

Dari Kopi sebagai Minuman ke Kopi sebagai Pengalaman

Berbeda dengan kafe pada umumnya yang mengandalkan menu, RO3ST Coffee mengandalkan narasi dan cerita. Pada konsumennya, ia tidak hanya menyajikan kopi tetapi juga menjelaskan mulai dari origin, ketinggian kebun, karakter tanah, hingga aftertaste jenis kopi tersebut.

“Kita maunya kayak omakase,” jelas Christoper.

Sebelum memilih salah satu jenis biji kopi, ia biasa mengajak konsumennya untuk bercerita terkait dengan preferensi jenis kopinya. Dari preferensi tersebut, barista mengkurasi jenis kopi yang paling sesuai.

Konsep Lounge untuk Memperdalam Relasi

Konsep lounge yang diciptakan RO3ST Coffee juga tidak memposisikan kafe sebagai tempat untuk sekadar minum kopi. Konsep lounge menjadi elemen penting dalam ekosistem yang dibuat untuk duduk lebih lama, berdiskusi, dan menikmati proses.

Semakin lama konsumen duduk dan menghabiskan waktu, semakin dalam relasi yang terbentuk, baik dengan kopi maupun brand.

Kafe sebagai Destinasi Pengalaman

Christoper juga menargetkan RO3ST Coffee menjadi museum interaktif. Dengan begitu, orang yang datang ke kafe-nya yang terletak di Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong, Tangerang ini tidak hanya sekadar minum kopi tetapi juga memahaminya.

“Jadi mereka datang bukan hanya tahu espresso, cappuccino, dan lainnya, tapi juga ada makna dan fun-nya,” tambah Christoper.

Membentuk SDM Barista

Membidik segmen kopi premium, RO3ST Coffee tidak selalu merekrut barista dengan pengalaman dan jam terbang tinggi.

“Kalau sudah kebentuk, susah dibentuk lagi,” jelas dia.

RO3ST Coffee lebih memilih talenta junior yang tetap mau belajar sesuai dengan visi bisnis. Barista di RO3ST juga bukan hanya sekadar operator mesin, tapi pemandu pengalaman. Mereka dilatih memahami detail dan proses pembuatan kopi yang unik dan berbeda.

Coffee Academy: Investasi Jangka Panjang

Christoper merasa bahagia jika dapat mengubah pandangan orang yang awalnya tidak suka minum kopi jadi menyukainya. Karena itu, langkah dan rencana RO3ST Coffee adalah membentuk Coffee Academy.

Christoper menargetkan dirinya dapat membentuk kurikulum pembelajaran dari roasting, sensory, hingga storytelling mengenai kopi. Christoper bersama dengan istri yang telah memiliki kemampuan dan kapabilitas untuk mengajar dapat menjadi fondasi bisnis.

“Sayang banget kalau sertifikatnya cuma disimpan. Harus bisa mengajarkan kepada orang lain,” tambah dia.

Coffee Academy ini juga dapat menjadi langkah untuk menciptakan SDM yang unggul dan berkapasitas, menjaga konsistensi kualitas produk, dan membuka sumber pendapatan baru.

Rekomendasi Berita