19 Oktober 2026
Harga minyak naik ke level tertinggi seiring dengan peningkatan tensi geopolitik. Sementara itu, core CPI naik beiringan dengan harga Brent sehingga The Fed berpotensi kembali menaikkan suku bunga di Desember 2026. Di sisi lain, yield UST turun seiring level yield yang atraktif dan aksi risk-off.
Download Pdf
12 Oktober 2026
Harga minyak Brent kembali naik akibat serangan kapal tanker di Selat Hormuz. Risalah FOMC dan naiknya ekspektasi inflasi memperkuat proyeksi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember 2026. Namun, yield UST mereda dari level tertinggi sejak 2002 seiring solidnya lelang UST 10YR.
Download Pdf
05 Oktober 2026
Pelemahan data ketenagakerjaan AS meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun 2026. Namun, yield UST tetap naik seiring kenaikan term premium, penurunan demand bank sentral global, dan kenaikan suplai obligasi hyperscalers.
Download Pdf
28 September 2026
Risiko inflasi dari tensi AS-Iran, komentar hawkish The Fed, dan data PMI yang solid mendorong pasar memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 50 bps hingga akhir 2026. Alhasil, yield UST naik di sepanjang tenor. Kenaikan turut disebabkan oleh risiko fiskal dan lemahnya permintaan lelang UST.
Download Pdf
21 September 2026
The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023 dan diproyeksikan melakukan kenaikan lanjutan sehingga DXY menguat dan yield UST 2YR naik. Di sisi lain, korelasi harga minyak dengan yield UST 10YR meningkat, sementara kepemilikan UST oleh investor asing terus menurun.
Download Pdf
14 September 2026
Lonjakan harga minyak dan inflasi yang bertahan tinggi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Alhasil, DXY menguat dan yield UST 10YR naik mendekati 5,00%. Di sisi lain, peningkatan buyback UST oleh US Treasury belum mampu meredakan tekanan di pasar obligasi AS.
Download Pdf