Weekly Market Update

edisi

Weekly Market Overview - 21 September 2026

21 September 2026

The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023 dan diproyeksikan melakukan kenaikan lanjutan sehingga DXY menguat dan yield UST 2YR naik. Di sisi lain, korelasi harga minyak dengan yield UST 10YR meningkat, sementara kepemilikan UST oleh investor asing terus menurun.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 14 September 2026

14 September 2026

Lonjakan harga minyak dan inflasi yang bertahan tinggi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Alhasil, DXY menguat dan yield UST 10YR naik mendekati 5,00%. Di sisi lain, peningkatan buyback UST oleh US Treasury belum mampu meredakan tekanan di pasar obligasi AS.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 7 September 2026

07 September 2026

Re-eskalasi tensi geopolitik AS - Iran mendorong kenaikan harga minyak & diesel, sementara nonfarm payrolls Agustus 2026 tumbuh 3,06x ekspektasi. Alhasil, pasar kembali mengekspektasikan kenaikan suku bunga The Fed di September 2026 & Januari 2027 sehingga yield obligasi global kembali naik.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 31 Agustus 2026

31 Agustus 2026

Re-eskalasi tensi geopolitik yang memicu kenaikan harga minyak, rilis inflasi AS yang bertahan tinggi, dan pidato hawkish Kevin Warsh mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di tahun 2026. Hal tersebut memicu penguatan DXY dan kenaikan yield UST tenor pendek dalam sepekan.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 24 Agustus 2026

24 Agustus 2026

Tensi geopolitik di Timur Tengah dan ancaman sanksi ekonomi terhadap Iran membuat harga minyak Brent naik dan risiko inflasi bertahan tinggi. Risiko fiskal AS juga meningkat pasca utang AS mencapai rekor di USD 40,03 triliun. Alhasil, yield UST naik di seluruh tenor dalam sepekan.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 18 Agustus 2026

18 Agustus 2026

Rilis data inflasi AS melandai sehingga ekspektasi pasar atas kenaikan suku bunga The Fed bergeser ke Desember 2026. Namun, lelang UST justru ditutup di level yield tertinggi dalam 25 tahun seiring investor yang menuntut kompensasi lebih tinggi dari risiko fiskal AS.

Download Pdf