20 Juli 2026
Inflasi AS melandai, namun re-eskalasi tensi geopolitik antara AS – Iran mendorong harga minyak kembali naik sehingga risiko inflasi tetap tinggi. Yield UST bergerak bear steepening di mana kenaikan yield tenor menengah panjang lebih signifikan.
Download Pdf
13 Juli 2026
Eskalasi tensi geopolitik AS - Iran membuat harga minyak Brent kembali naik. Kenaikan harga minyak dan tone hawkish The Fed membuat DXY bertahan tinggi dan yield UST naik. Namun, pasar saham AS justru rebound seiring Tiongkok menyetujui impor chip Nvidia H200 dan rilis AI Muse Spark dari META.
Download Pdf
06 Juli 2026
Harga minyak bertahan rendah akibat pembukaan Selat Hormuz dan peningkatan produksi OPEC+. Namun, kenaikan inflasi dan data ketenagakerjaan yang mixed mempertahankan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Di sisi lain, rally pasar saham AS ditopang oleh beberapa sektor defensif.
Download Pdf
29 Juni 2026
Pembukaan kembali akses Selat Hormuz membuat harga minyak turun. Hal tersebut memicu penurunan ekspektasi inflasi sehingga yield UST turun di seluruh tenor. Pasar saham AS terkoreksi seiring penundaan IPO OpenAI & Anthropic, profit taking SpaceX, dan kenaikan harga produk Apple.
Download Pdf
22 Juni 2026
Ketegangan geopolitik Israel - Lebanon menunda perundingan perdamaian dan mendorong harga minyak naik, sementara The Fed yang lebih hawkish memicu kenaikan DXY dan yield UST. Pasar saham AS menguat didorong oleh kolaborasi AI dan penerbitan obligasi perusahaan teknologi besar.
Download Pdf
15 Juni 2026
Perdamaian antara AS & Iran berpotensi tercapai setelah kedua negara bersedia untuk menandatangani nota kesepahaman. Hal tersebut memicu penurunan ekspektasi inflasi sehingga membuat yield UST turun. Pasar saham AS sideways di tengah kekhawatiran AI capex dan IPO SpaceX.
Download Pdf