Weekly Market Update

edisi

Weekly Market Overview - 20 April 2026

20 April 2026

Per 20 April 2026, eskalasi perang AS & Iran kembali terjadi akibat aksi saling serang kapal yang memicu ditutupnya Selat Hormuz. Padahal, Selat Hormuz baru saja dibuka pada 17 April 2026. Meskipun demikian, pasar saham global justru rebound di tengah sentimen positif dari rilis earnings Q1 2026 yang solid.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 13 April 2026

13 April 2026

AS & Iran mencapai gencatan senjata selama 2 minggu dan bertemu di 10 April 2026. Alhasil, harga minyak turun, DXY melemah, dan pasar saham AS rally. Namun, inflasi AS yang naik membuat yield UST 10YR bertahan tinggi. Tensi geopolitik kembali memanas pasca negosiasi AS - Iran tidak membuahkan hasil.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 6 April 2026

07 April 2026

Eskalasi perang Iran & AS yang terus berlanjut membuat harga minyak kembali naik dan membuat spread harga minyak Brent & WTI masuk ke teritori negatif. Di sisi lain, komentar dovish Powell dan ekspektasi pasar terhadap penyelesaian perang membuat yield UST 10YR turun dan pasar saham AS rebound dalam sepekan.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 30 March 2026

30 Maret 2026

Setelah 1 bulan, tensi geopolitik AS – Iran masih memanas pasca aksi saling serang ke fasilitas energi & utilitas. Meskipun AS menunda serangan, Trump kembali mengeluarkan ancaman dan Iran tidak menunjukkan intensi negosiasi. Alhasil, DXY menguat, yield UST naik, sementara pasar saham AS terkoreksi.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 25 Maret 2026

26 Maret 2026

Eskalasi perang Iran & AS yang masih berlanjut membuat harga minyak sempat naik. Namun, instruksi Trump untuk menghentikan penyerangan selama 5 hari membuat harga minyak kembali melandai. Di sisi lain, harga emas justru turun akibat peralihan investor ke USD assets dan aksi jual beberapa bank sentral global.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 16 Maret 2026

17 Maret 2026

Tensi geopolitik AS – Iran kembali memanas pasca aksi saling serang yang menargetkan fasilitas energi Iran & UAE. Upaya IEA untuk merilis cadangan minyak diperkirakan belum sepenuhnya memenuhi disrupsi di Selat Hormuz. Alhasil, DXY dan yield UST kembali naik sementara mayoritas pasar saham global terkoreksi.

Download Pdf