Weekly Market Update

edisi

Weekly Market Overview - 25 Mei 2026

25 Mei 2026

Negosiasi AS & Iran yang berjalan positif membuat harga minyak Brent turun. Rilis FOMC minutes menunjukkan stance pejabat The Fed yang cenderung hawkish sehingga yield UST tenor pendek naik. Pasar saham AS kembali mencetak all time high seiring perkembangan narasi AI yang solid.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 18 Mei 2026

18 Mei 2026

Pertemuan Trump – Xi belum memberi terobosan besar terkait konflik AS – Iran. Di sisi lain, inflasi AS April 2026 melonjak naik sehingga memudarkan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Alhasil, harga minyak naik, DXY menguat, dan yield obligasi global naik dalam sepekan.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 11 Mei 2026

12 Mei 2026

Ketidakpastian tensi geopolitik bertahan tinggi pasca aksi saling serang dan penolakan proposal baru dari kedua negara. Hal tersebut justru dikhawatirkan dapat mempengaruhi bahasan pertemuan Trump – Xi Jinping di pekan ini. Pasar saham AS melanjutkan rally seiring rilis earnings Q1 2026 yang solid.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 4 Mei 2026

05 Mei 2026

Perang AS - Iran masih terus berlangsung sehingga membuat harga minyak bertahan tinggi. Risiko kenaikan inflasi akibat perang membuat The Fed masih menahan suku bunga di FOMC April 2026. Di sisi lain, pasar saham AS kembali mencetak all time high seiring rilis earnings The Mag 7 yang solid.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 27 April 2026

27 April 2026

Memasuki 2 bulan perang AS – Iran, ketidakpastian masih tinggi karena AS masih melakukan blokade & Iran menangkap 2 kapal di Selat Hormuz. Kedua negara juga tidak menghadiri pertemuan kedua di Pakistan. Alhasil, DXY dan yield UST naik sementara pasar saham global kembali rally akibat narasi AI.

Download Pdf

Weekly Market Overview - 20 April 2026

20 April 2026

Per 20 April 2026, eskalasi perang AS & Iran kembali terjadi akibat aksi saling serang kapal yang memicu ditutupnya Selat Hormuz. Padahal, Selat Hormuz baru saja dibuka pada 17 April 2026. Meskipun demikian, pasar saham global justru rebound di tengah sentimen positif dari rilis earnings Q1 2026 yang solid.

Download Pdf