
Pertumbuhan ekonomi kawasan Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu semakin menggeliat seiring perkembangan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas industri. Kehadiran ruas tol Pandaan–Malang yang merupakan jalur emas transportasi Jawa Timur, menjadi magnet baru bagi pelaku usaha logistik, manufaktur, dan distribusi.
Aktivitas ekonomi tersebut membuat peluang bisnis terbuka lebar, terutama di sektor pergudangan modern yang semakin dibutuhkan untuk menopang arus barang dan efisiensi rantai pasok antarwilayah.
Terhubung langsung dengan jaringan tol utama, membuat kawasan pergudangan modern di Malang efisien, fleksibel, dan ramah investasi. Lokasinya yang berada di titik temu antara pusat produksi, pelabuhan, dan pasar konsumen menjadikan Malang potensial mendukung pertumbuhan ekonomi regional sekaligus menjadi simpul logistik baru di Jawa Timur.
Pertumbuhan Ekonomi Malang Raya

Mengutip Bank Indonesia (BI) Malang, Jawa Timur dijelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Malang Raya pada kuartal I-2025 tumbuh sebesar 5,2%, atau lebih tinggi dari capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 4,87%. Pada kuartal II–2025 BI Malang memprediksi capaiannya akan lebih tinggi dari kuartal I–2025.
BI memperkirakan pada kuartal II-2025 dan semester II-2025 pertumbuhan ekonomi Malang Raya akan semakin menggeliat karena investasi sudah mulai terealisasi, masuknya realisasi proyek strategis nasional (PSN), dan pencairan bantuan sosial yang dapat mendorong konsumsi masyarakat.
Berdasarkan kajian Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Prof Candra Fajri Ananda, menyebutkan pertumbuhan ekonomi wilayah BI Malang pada 2025 mulai ditopang industri dan jasa. Kota Batu, Kota Malang, dan Kota Probolinggo yang berbasis industri dan jasa memiliki pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan dengan Kab. Malang, Kab. Probolinggo, dan Kab. Pasuruan.
Pergudangan Modern di Malang

Menopang arus barang dan efisiensi rantai pasok antarwilayah yang tumbuh positif di Malang Raya, kini sudah tersedia pergudangan modern yang dikelola oleh Waringin Warehouse yaitu Sentral Singosari. Pergudangan modern ini terletak di antara pintu Tol Lawang dan Tol Singosari, Malang.
Dengan desain premium, akses truk kontainer yang memadai, serta sistem keamanan 24 jam, kawasan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan logistik, distribusi, dan investasi properti komersial di wilayah Jawa Timur yang tengah berkembang pesat.
Kehadiran Sentral Singosari memperkuat posisi Malang Raya sebagai simpul ekonomi baru yang terhubung langsung dengan jalur emas tol Jawa Timur. Infrastruktur kawasan yang lengkap dan lingkungan bisnis yang dinamis menjadikan proyek ini sebagai solusi ideal bagi pelaku usaha yang membutuhkan efisiensi dan konektivitas tinggi dalam kegiatan operasionalnya.

Nasabah BCA Solitaire dan Prioritas yang tertarik berinvestasi di kawasan tersebut, tersedia penawaran eksklusif, antara lain bebas biaya provisi 1% dan bebas biaya administrasi, dengan syarat menunjukkan kartu BCA Solitaire atau Prioritas serta menggunakan pembiayaan investasi BCA. Promo ini berlaku hingga 30 Juni 2026.
Sentral Singosari berlokasi di Jl. Yonkav, Krajan, Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Informasi lebih lanjut cek tautan:
https://prioritas.bca.co.id/en/Privilege/Partner-Privilege/Business-Support/Sentral-Singosari