
Banyak perusahaan besar dunia berawal dari usaha kecil yang dirintis penuh perjuangan. Di balik kesuksesannya, tersimpan kisah pendiri yang berani mengambil risiko, kreatif, dan tidak berhenti beradaptasi dengan perubahan pasar. Langkah kecilnya menjadi fondasi menuju kesuksesan masa depan.
Bagi eksekutif, memahami perjalanan pendiri UMKM bukan sekadar mengenang kisah inspiratif, tetapi belajar strategi, mentalitas, dan ketekunan. Dari sini, pemimpin bisnis menemukan sudut pandang baru mengelola perusahaan dan membuat keputusan yang berdampak besar.
Perjalanan UMKM menuju perusahaan besar juga mengajarkan visi jangka panjang, inovasi, dan kemampuan menjaga kualitas sebagai kunci pertumbuhan. Dari kisah mereka, banyak tips yang bisa diambil, mulai pengelolaan keuangan, pemasaran autentik, hingga membangun tim yang kokoh.
Data Jumlah UMKM
Mengutip World Economic Forum (WEF), Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian global. Dengan sekitar 400 juta perusahaan di seluruh dunia, UMKM mencakup 90% perusahaan di dunia, menciptakan 70% lapangan kerja, dan berkontribusi hingga 70% PDB global.
Kadin Indonesia mencatat, UMKM memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Mencakup 99% dari seluruh unit usaha, UMKM mendominasi struktur ekonomi Indonesia, sampai 31 Desember 2024, terdapat sekitar 30,18 juta UMKM di luar sektor pertanian dan perikanan.
Kisah UMKM Jadi Perusahaan Besar
Dikutip Ringgut Plus, berikut lima perusahaan besar dunia yang sebelumnya adalah UMKM dan sukses mengembangkan usahanya:
1. Whole Foods
Whole Foods didirikan 1978 oleh dua pemuda berusia 20 tahun yang meminjam uang dari teman dan keluarga untuk membuka toko makanan alami kecil. Meski sempat menghadapi kesulitan, termasuk banjir besar pada 1981 yang merusak toko, keduanya bangkit karena dukungan pelanggan dan komunitas. Ketekunan itu membawa Whole Foods berkembang pesat hingga diakuisisi Amazon seharga USD13,7 miliar.
2. Apple
Apple didirikan oleh Steve Wozniak dan Steve Jobs pada tahun 1979 di garasi orang tua angkat Jobs. Dari pesanan pertama sebanyak 50 komputer seharga USD500 per unit, Apple tumbuh menjadi perusahaan yang merevolusi industri komputer melalui inovasi perangkat keras dan lunak, serta menjadi perusahaan paling menguntungkan di dunia dengan produk unggulan ponsel pintar, komputer, dan perangkat wearable.
3. Ben & Jerry’s
Dua pengusaha es krim, Ben Cohen dan Jerry Greenfield, memulai karier bisnis setelah mengikuti kursus seharga USD5 tentang cara membuat es krim. Mereka membuka toko Ben & Jerry’s pada 1978 di bekas stasiun bensin dengan produk sendiri dan menggunakan bahan peternakan lokal. Kreativitas menciptakan rasa unik dan menarik membuatnya dikenal di dunia dan menjadi merek es krim ikonik.
4. Starbucks
Tak banyak orang tahu kedai kopi yang banyak buka di berbagai belahan dunia awalnya adalah UMKM. Starbucks didirikan pada tahun 1971 oleh tiga mahasiswa Universitas San Francisco dan dua guru, dengan bisnis awal menjual biji kopi premium kepada pecinta kopi lokal. Starbucks dibeli mantan karyawannya yang mengubah konsep menjadi penjualan kopi siap saji. Usahanya berkembang pesat dan pendapatan globalnya mencapai USD15 Miliar.
5. Amazon
Amazon bermula dari ide Jeff Bezos membuat toko buku daring di garasinya pada pertengahan 1990-an. Dari usaha kecil itu, Amazon berkembang menjadi pengecer daring terbesar dunia dengan bisnis yang meluas ke berbagai bidang, mulai dari perangkat mobile Kindle, layanan komputasi awan, hingga produksi konten streaming melalui Amazon Prime.
Bagaimana menurut Anda? Inspirasi apa saja yang dapat diambil dari beberapa kisah sukses perusahaan global tersebut? Agar update tentang berbagai informasi terkait ekonomi bisnis, finansial, dan gaya hidup, cek laman News website BCA Prioritas.
Cek lengkapnya di sini