
Meskipun tidak menjabat sebagai CEO, pesan Buffett dan penerusnya tetap ditunggu investor. Di Berkshire Hathaway Annual Shareholders Meeting, ia membagikan pesan menghadapi rollercoaster investasi.
Bulan Mei 2025, di momentum Berkshire Hathaway Annual Shareholders Meeting di Omaha, Warren Buffett mengumumkan dirinya akan mundur. Ia menunjuk Greg Abel sebagai CEO yang efektif sejak awal tahun 2026.
Buffett tidak meninggalkan perusahaan dan tetap menjadi Chairman of the Board.
Buffett bukan nama biasa. Ia dikenal sebagai mahaguru investasi yang bertangan dingin dalam menyusun portofolio. Ia menjadi investor paling sukses dan mengantarkannya menjadi salah satu orang terkaya dunia. Selama empat dekade memimpin perusahaan, tips investasinya kerap ditunggu dan diperhitungkan.
Tips Investasi Warren Buffett saat Bearish
Di Berkshire Hathaway Annual Meeting 2026, meski sudah tidak menjadi CEO, sesi Buffett tetap dinantikan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut tips investasi dari Sang Mahaguru:
Investor dengan Mentalitas Judi
Meski berganti kepemimpinan, Buffett mengaku Abel melakukan banyak hal seperti apa yang dulu dilakukannya, bahkan lebih baik. Salah satunya adalah bahwa setiap keputusan investasi yang dilakukan perusahaan tetap mengutamakan fundamental.
Pada masa periode ketidakpastian, sebut Buffet seperti dikutip CNBC, mentalitas berjudi menjangkiti investor. Ia memperingatkan mentalitas berjudi bukan hanya sekadar mengambil risiko saat ekonomi buruk.
Buffett juga khawatir saat investor cenderung mengejar keuntungan cepat, mengikuti momentum harga, dan membeli aset karena berharap ada investor lain yang akan membelinya lebih mahal tanpa memperhatikan nilai fundamental.
Ia mengingatkan investor untuk tidak terjebak mentalitas berjudi dengan mengejar pergerakan harga jangka pendek dan spekulasi. Ia konsisten menekankan pentingnya memahami prospek ekonomi dan risiko investasi sebelum menempatkan modal.
Tahu Kapan Berkata Tidak
Abel sebagai penerus Buffett mengaku tetap mengikuti prinsip kesabaran Buffett. Reuters mengutip, ia ingin memegang investasi selamanya dan tidak akan menanamkan modal pada investasi apa pun tanpa memahami prospek ekonomi dan risikonya.
Dengan prinsip tersebut, salah satu yang harus dipegang teguh adalah kemampuan berkata "tidak". Bagi Buffett, investor tidak harus mengambil setiap peluang, terutama jika bisnisnya sulit dipahami, valuasinya tidak menarik, atau risikonya terlalu besar dibanding potensi keuntungan.
Prinsip ini semakin penting saat pasar keuangan penuh ketidakpastian. Ketika banyak investor takut tertinggal momentum, kemampuan berkata “tidak” membantu menjaga modal hingga peluang menarik muncul. Tidak berinvestasi juga bisa menjadi keputusan investasi selama analisisnya benar.
Jangan Panik saat Pasar Turun 10-15%
Pada Annual Meeting Berkshire 2025, Buffett mengatakan gejolak pasar yang terjadi saat itu bukan sesuatu yang luar biasa. Menurutnya, seperti dikutip Forbes, sepanjang sejarah Berkshire, saham perusahaan bahkan pernah turun sampai 50% sebanyak tiga kali. Bila harga turun sekitar 15% saja membuat seseorang mengubah keputusan investasinya, investor tersebut perlu mengevaluasi kembali filosofi investasinya.
Volatilitas harga, menurutnya bukan hanya alasan untuk menjual. Investor perlu membangun portofolio dengan horizon dan toleransi risiko yang memungkinkannya tetap tenang ketika harga turun.
Tidak Harus Selalu Investasi 100%
Di akhir kuartal I 2025, Berkshire memegang uang tunai (cash) sekitar USD347,7 miliar. Saat itu, banyak investor mempertanyakan kenapa Buffett tidak segera menggunakannya ketika pasar sedang bergejolak. Buffett justru mengatakan, Berkshire telah menghasilkan banyak uang karena tidak merasa harus selalu fully invested.
Artinya, saat ekonomi tidak pasti, cash bukan berarti takut. Cash memberi fleksibilitas karena likuiditas juga strategi investasi. Saat pasar turun, bukan berarti seorang investor harus selalu dalam kondisi investasi. Tunggu momentum yang tepat untuk investasi.
Nasabah BCA Solitaire & Prioritas, bagaimana menurut Anda? Tips investasi apa yang Anda terapkan saat pasar keuangan bearish dan bergejolak? Membantu memutuskan strategi investasi dengan tepat sesuai profil dan tujuan keuangan, Anda dapat mengakses Market Insights dari Tim Wealth Management BCA. Update laporan terbaru di House View Report dan Weekly Market Overview.
Cek laporan lengkapnya di sini.