5 Cara Brand Membangun Loyalitas Pelanggan lewat Customer Experience

(9/9/26) Pelanggan kini mencari pengalaman berkesan di setiap interaksi dengan brand. Terapkan lima cara brand membangun loyalitas pelanggan lewat customer experience.

Jakarta, 9 September 2026

  • Berbagai riset menunjukkan pengalaman personal menjadi nilai tambah bagi pelanggan. 
  • Berbagai strategi membangun loyalitas pelanggan, mulai dari memahami kebutuhan mereka hingga menciptakan pengalaman yang konsisten di berbagai kanal.

Di tengah persaingan bisnis yang dinamis, pelanggan tidak hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga pengalaman di setiap interaksi. Karena itu, customer experience menjadi salah satu kunci brand untuk membangun hubungan jangka panjang. 

Lebih dari sekadar transaksi, pengalaman personal dan relevan dapat membuat pelanggan merasa dipahami serta dihargai. Melalui berbagai strategi customer experience, brand dapat menciptakan hubungan sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.

Pentingnya Kualitas Interaksi Pelanggan

Perubahan ekspektasi pelanggan tercermin dalam berbagai riset mengenai perilaku konsumen. Studi PwC 2025 Customer Experience Survey menunjukkan bahwa 29% konsumen meninggalkan brand akibat pengalaman pelanggan yang kurang baik. Kualitas interaksi menjadi faktor penting dalam mempertahankan hubungan dengan pelanggan.

Pengalaman personal menjadi nilai tambah bagi pelanggan. Berdasarkan riset Qualtrics XM Institute, 64% konsumen global memilih brand yang mampu memberikan pengalaman sesuai kebutuhan dan preferensi. Artinya, brand yang mampu memahami pelanggan secara lebih mendalam memiliki peluang lebih besar untuk membangun loyalitas jangka panjang.

5 Cara Bangun Loyalitas lewat Customer Experience

Dihimpun berbagai sumber, berikut lima cara brand mengoptimalkan customer experience untuk membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

1. Memahami Kebutuhan Pelanggan Secara Lebih Personal

Setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan preferensi. Karena itu, brand perlu memahami perjalanan pelanggan (customer journey) untuk mengetahui ekspektasi dan kebiasaannya di setiap tahap interaksi.

Pemanfaatan data pelanggan membantu brand menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, mulai dari rekomendasi produk hingga layanan yang lebih sesuai. Menurut laporan Salesforce, pelanggan kini mengharapkan interaksi yang lebih personal dan konsisten dari brand yang dipilih.

2. Menghadirkan Layanan yang Mudah & Tanpa Hambatan

Kemudahan menjadi salah satu faktor penting membangun pengalaman pelanggan yang positif. Pelanggan cenderung memilih brand yang mampu memberikan proses sederhana, cepat, dan nyaman, baik melalui layanan digital maupun interaksi langsung.

Riset Zendesk menunjukkan kualitas layanan berperan penting dalam membentuk persepsi pelanggan terhadap sebuah brand. Ketika proses berjalan lancar, pelanggan memiliki alasan untuk kembali menggunakan produk atau layanan tersebut.

3. Membangun Hubungan lewat Komunikasi yang Relevan

Komunikasi yang baik tidak hanya berisi promosi, tetapi juga memberikan nilai bagi pelanggan. Brand yang mampu menghadirkan informasi sesuai kebutuhan lebih mudah membangun kedekatan dan kepercayaan.

Menurut McKinsey & Company, personalisasi yang tepat dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan serta menciptakan pengalaman. Pelanggan kini semakin menghargai brand yang memahami konteks, bukan sekadar memberikan pesan kepada semua orang.

4. Menciptakan Pengalaman yang Konsisten di Berbagai Kanal

Pelanggan dapat berinteraksi dengan brand melalui berbagai kanal, mulai aplikasi, media sosial, hingga layanan langsung. Karena itu, pengalaman yang konsisten di setiap interaksi menjadi penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Pendekatan omnichannel membantu brand menghadirkan perjalanan pelanggan yang lebih terhubung dan nyaman. Menurut Harvard Business Review, pelanggan yang menggunakan berbagai kanal cenderung memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan pelanggan yang hanya menggunakan satu kanal. 

5. Mengubah Pelanggan Menjadi Brand Advocate

Loyalitas pelanggan tidak hanya terlihat dari pembelian ulang, tetapi juga keinginan untuk merekomendasikan sebuah brand. Pengalaman positif yang konsisten dapat membuat pelanggan merasa lebih dekat dan percaya terhadap brand.

Pelanggan yang puas berpotensi menjadi brand advocate yang membantu memperkenalkan nilai brand kepada orang lain. Menurut Bain & Company, pelanggan loyal memiliki nilai jangka panjang yang lebih besar karena mendorong pembelian berulang sekaligus memberikan rekomendasi.

Nasabah BCA Solitaire & Prioritas, apa strategi bisnis Anda dalam membangun customer experience? Membantu kelancaran operasional bisnis terutama pembayaran, manfaatkan Privilege BCA Merchant EDC BCA yakni Special Merchant Discount Rate (MDR) hingga 2,5%.

Cek privilege lengkapnya di sini

Rekomendasi Berita