Mengambil waktu jeda sejenak untuk liburan sembari berkumpul bersama keluarga memiliki beragam manfaat. Secara langsung, Sahabat merasakan kesegaran dan kebahagiaan setelah liburan.
Secara kognitif, liburan juga membuat tubuh menjadi lebih mudah berkonsentrasi, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, tidur lebih nyenyak, dan menenangkan pikiran. Pikiran yang tenang adalah sumber lahirnya ide dan kreativitas.
Riset Ernest & Young menyebutkan, setiap tambahan waktu 10 jam yang diambil untuk liburan, akan berdampak pada peningkatan kinerja akhir tahun sampai 8%. Dengan begitu, berlibur berkorelasi positif dengan produktivitas, kebahagiaan, peningkatan karir dan bisnis, bahkan loyalitas kerja.
Manfaat Liburan bagi Tubuh
Saat stres bekerja, hormon kortisol dan epinefrin meningkat. Peningkatan hormon ini menyebabkan stres yang berdampak pada kekebalan tubuh. Mentor bisnis Rebecca Zucker seperti dikutip dari Harvard Business Review, menyebut stres membuat tubuh ingin melarikan diri atau melawan. Ini yang menyebabkan mereka yang stres cenderung sering marah untuk hal sepele.
Liburan dapat menurunkan hormon stres sehingga tubuh memiliki kekebalan, tidak mudah sakit, dan tidak rentan terkena penyakit di jangka panjang. Studi menunjukkan mereka yang liburan kurang dari sekali setiap enam tahun memiliki risiko delapan kali lebih besar terkena penyakit jantung dibandingkan yang berlibur dua kali setahun.
Liburan juga berkorelasi dalam penurunan risiko penyakit jantung koroner karena menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Sembari liburan, Sahabat dapat melakukan aktivitas fisik seperti hiking, sepeda, berenang, atau olahraga air lainnya.
Manfaat Liburan bagi Jiwa
Liburan dapat berdampak besar bagi tingkat spiritual yang lebih dalam. Ketika liburan, Sahabat dapat menghindari kebisingan eksternal dan kembali ke diri. Sahabat dapat mulai memisahkan bagian diri yang berjuang, melepaskan ego, dan mengenal kembali diri dengan esensi diri sebenarnya.
Sahabat dapat melepaskan tekanan sehari-hari, terhubung dengan diri mereka sendiri dan merasakan kedamaian. Dengan begitu, Sahabat dapat mengekspresikan nilai tanpa terbebani dan hanya melakukan hal yang membuat bahagia.
Ketika bekerja, sebut Zucker, Sahabat mungkin melepaskan lapisan pelindung termasuk tidak membuang-buang energi atau sumber daya untuk menyembunyikan kekurangan. Sahabat hanya fokus pada pekerjaan atau upaya pengembangan karier atau bisnis. Terlalu fokus, dapat membuat seseorang kelelahan mental, fisik, dan spiritual.
Liburan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelelahan tersebut. Sahabat, sebagai leaders yang memimpin bisnis, memberikan cuti karyawan juga dapat menciptakan tempat kerja yang lebih berkelanjutan dengan karyawan yang lebih sehat dan bahagia.
Menciptakan Kenangan dengan Liburan
Liburan juga menjadi salah satu cara untuk menciptakan dan merekam kenangan berharga bersama keluarga atau support system. Salah satu cara merekam kenangan tersebut adalah dengan menciptakan foto dokumentasi yang baik, berkesan, dan profesional. Saat liburan atau momen penting Sahabat bersama keluarga, Anda bisa memanfaatkan jasa fotografer profesional. Mengapa harus menggunakan jasa fotografer?
"Bagi mereka yang belum memiliki pengalaman dalam mengambil foto terdapat beberapa elemen dalam pemotretan dimana seorang fotografer profesional akan lebih andal menangani mulai dari pencahayaan, pose hingga lokasi foto yang terbaik, " sebut Partnership & KOL Manager SweetEscape, Firza Rizky Savitri.
SweetEscape merupakan app based photography service; mulai dari booking, komunikasi dengan fotografer, sampai mengunduh hasil foto semua dilakukan dalam satu aplikasi. SweetEscape menawarkan hasil foto yang telah diedit dalam waktu maksimum 48 jam.
Nasabah BCA Solitaire & Prioritas dapat menikmati privilege partner BCA SweetEscape tersebut untuk mendapatkan penawaran istimewa.
Cek lengkapnya pada tautan berikut:
https://prioritas.bca.co.id/en/Privilege/Partner-Privilege/Lifestyle/sweet-escape