
Jakarta, 15 Juli 2026
Di tengah rutinitas dan agenda bisnis yang padat, menjaga kesehatan menjadi prioritas agar tubuh dapat bekerja optimal. Salah satu organ vital yang tidak luput dari perhatian adalah ginjal. Ginjal berperan penting dalam menyaring zat sisa serta menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Menjaga kesehatan ginjal membantu tubuh tetap prima dalam menghadapi berbagai target. Pola makan yang terkontrol, aktivitas fisik, dan pemeriksaan rutin menjadi investasi kesehatan untuk menunjang produktivitas jangka panjang.
Angka Penyakit Ginjal Masih Tinggi

Menurut data WHO dan Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) pada 2025, diperkirakan sekitar 850 juta orang di dunia hidup dengan penyakit ginjal. Selain itu, sekitar 1,5 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ginjal kronis, atau setara satu kematian setiap 20 detik.
Studi terbaru Global Burden of Disease Study yang dipublikasikan jurnal The Lancet menyebutkan Indonesia termasuk negara dengan lebih dari 10 juta orang dewasa yang hidup dengan penyakit ginjal kronis pada 2023, sehingga menjadi salah satu negara dengan beban penyakit ginjal terbesar di dunia.
Mengutip Kementerian Kesehatan RI, tingginya angka penyakit ginjal di Indonesia didominasi oleh diabetes melitus (52%) dan hipertensi (24%). Kedua penyakit tersebut dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan jika tidak terdeteksi dan tidak dikelola baik. Karena itu, penting menjaga kadar gula darah, tekanan darah, serta menerapkan gaya hidup sehat untuk menurunkan risiko penyakit ginjal.
7 Cara Mencegah Kerusakan Ginjal
Penyakit ginjal sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga pencegahan menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Berikut tujuh cara yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi kesehatan ginjal, dirangkum dari berbagai sumber.
1. Kendalikan tekanan darah dan gula darah
Diabetes dan hipertensi merupakan penyebab utama kerusakan ginjal. Menjaga tekanan darah dan kadar gula tetap dalam batas normal dapat membantu mengurangi kerusakan pembuluh darah di ginjal. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar kondisi ini dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.
2. Perbanyak minum air putih
Air putih membantu ginjal membuang sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Penuhi kebutuhan cairan setiap hari sesuai kondisi tubuh dan tingkat aktivitas. Namun, bagi penderita penyakit ginjal tertentu, jumlah cairan sebaiknya mengikuti anjuran dokter.

3. Batasi konsumsi garam dan makanan olahan
Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja ginjal. Kurangi konsumsi makanan instan, makanan cepat saji, dan camilan tinggi natrium. Pilih makanan segar dan bergizi seimbang agar kesehatan ginjal terjaga.
4. Rutin berolahraga dan jaga berat badan ideal
Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah. Berolahraga setidaknya 150 menit per minggu dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang berdampak pada ginjal. Mulailah dengan olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten.

5. Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol
Merokok dapat merusak pembuluh darah sehingga aliran darah ke ginjal berkurang. Konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja ginjal. Menghindari kedua kebiasaan ini merupakan langkah penting untuk menjaga fungsi ginjal dalam jangka panjang.
6. Gunakan obat dengan bijak
Beberapa obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan asam mefenamat, meningkatkan risiko kerusakan ginjal jika dikonsumsi terlalu sering atau tanpa anjuran tenaga medis. Selalu gunakan obat sesuai dosis dan petunjuk dokter atau apoteker. Hindari mengonsumsi obat maupun suplemen sembarangan.
7. Lakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala
Penyakit ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga dikenal sebagai silent disease. Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu mendeteksi gangguan ginjal lebih dini, terutama bagi orang yang memiliki diabetes, hipertensi, obesitas, atau riwayat keluarga penyakit ginjal. Deteksi dini memberikan peluang lebih besar untuk mencegah kerusakan ginjal yang semakin berat.
Nasabah BCA Solitaire & Prioritas, membantu Anda menjaga kesehatan dan kualitas hidup dengan baik, manfaatkan Privilege Partner Medical Check Up yang memenuhi kebutuhan pengecekan kesehatan menyeluruh.
Cek informasi privilege lengkapnya di sini